Breaking News

Dukung Transformasi Holding Perkebunan Nusantara, PT RPN Perkuat Sinergi Riset dan Operasional



republikpers.id

Bogor, 12 Februari 2026 – PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN), salah satu entitas usaha Holding Perkebunan Nusantara menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Tahun 2026 dengan mengusung tema “The Value Engine: Aligning Research, Operations, and Commercial Strategy” di Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini dihadiri oleh Komisaris, jajaran manajemen kantor direksi (kandir) maupun lingkup pusat penelitian, serta jajaran pengurus mitra perusahaan SPBUN PT RPN.

Rakor 2026 menjadi forum konsolidasi strategis perusahaan untuk menyelaraskan arah kebijakan, program, dan langkah operasional dalam satu orkestrasi yang sama. Dengan menempatkan riset sebagai penggerak utama penciptaan nilai perusahaan, PT RPN tidak hanya memperkuat fondasi inovasi, tetapi juga membuka ruang akselerasi investasi dan transformasi bisnis yang berkelanjutan.

Ketua Panitia Rakor 2026, Yabani, dalam laporannya menegaskan bahwa kehadiran seluruh peserta menjadi energi penting bagi perusahaan. “Kehadiran Bapak/Ibu merupakan suatu kehormatan dan energi bagi kami. Tema ini bukan sekadar rangkaian kata, melainkan arah dan komitmen bersama. Melalui rapat koordinasi ini, kita harapkan lahir keputusan-keputusan yang tajam serta aplikatif,” ujarnya.

Komisaris PT RPN, Eman Siswanto, dalam sambutannya menekankan pentingnya adaptasi model bisnis di tengah dinamika industri serta penguatan tata kelola perusahaan.

“Kita perlu mengembangkan model bisnis yang responsif terhadap perubahan, memperkuat tata kelola, serta meningkatkan pemanfaatan infrastruktur dan teknologi agar pengambilan keputusan semakin akurat dan berbasis data,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur PT RPN menyampaikan bahwa Rakor merupakan wadah strategis untuk memastikan seluruh elemen organisasi bergerak dalam frekuensi yang sama.

“Rakor ini menjadi ruang penting untuk mengomunikasikan strategi perusahaan, agar seluruh unit memahami target yang akan kita capai dan langkah yang akan kita laksanakan. Kita harus menyelaraskan frekuensi dan memperkuat sinergi,” jelasnya.

Direktur juga menyoroti pentingnya penguatan three lines model bisnis sebagai pendekatan terintegrasi dalam pengelolaan perusahaan, serta optimalisasi riset sebagai instrumen peningkatan investasi.

“Salah satu cara untuk menambah investasi adalah dengan memaksimalkan hasil riset. Kita harus mendorong para peneliti untuk menghasilkan riset yang unggul, aplikatif, dan memiliki nilai komersial tinggi di masa mendatang.”

Melalui Rakor 2026 ini, PT RPN menegaskan komitmennya menjadikan riset sebagai value engine yang mengintegrasikan inovasi, efisiensi operasional, dan strategi komersial dalam satu kesatuan arah. Hasil forum tersebut diharapkan dapat segera diimplementasikan guna memperkuat kinerja dan daya saing perusahaan di tengah dinamika industri yang terus berkembang.

Dengan semangat kolaborasi dan keselarasan strategi yang dibangun selama pelaksanaan Rakor, forum ini diharapkan mampu menghasilkan langkah-langkah konkret yang dapat segera dijalankan di seluruh lini organisasi. Komitmen bersama yang terbangun menjadi fondasi penting dalam memperkuat daya saing perusahaan serta mendukung transformasi berkelanjutan di lingkungan Holding Perkebunan Nusantara.**/


Ramsyah/red

© Copyright 2022 - REPUBLIKPERS.ID