Breaking News

Ichfani Resmi Pimpin Golkar Kalbar Periode 2025–2030


Tegaskan Konsolidasi dan Dekatkan Partai dengan Generasi Muda

republikpers.id

PONTIANAK  Ichfani resmi didapuk sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Kalimantan Barat periode 2025–2030 dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kalbar yang digelar di Hotel Golden Tulip Pontianak, Sabtu (7/3/2026).

Penetapan Ichfani sebagai Ketua DPD I Golkar Kalbar menjadi momentum estafet kepemimpinan sekaligus penguatan konsolidasi partai untuk menghadapi dinamika politik ke depan.

Dalam sambutannya, Ichfani menegaskan bahwa Partai Golkar merupakan partai berpengalaman yang memiliki jejak panjang dalam perjalanan demokrasi Indonesia, termasuk di Kalimantan Barat.

“Partai Golkar telah melalui berbagai era politik dan tetap eksis dalam sistem demokrasi. Di Kalimantan Barat, Golkar memiliki tradisi kepemimpinan dan pengabdian yang kuat kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan penghormatan kepada para tokoh dan senior Golkar, secara khusus Ketua DPD Golkar Kalimantan Barat demisioner yakni Maman Abdurahman yang selama ini telah membangun fondasi kuat bagi partai.

Menurutnya, capaian yang diraih Golkar saat ini merupakan hasil dari kerja panjang dan dedikasi seluruh jajaran pengurus sebelumnya.

“Bagi Golkar, kepemimpinan adalah estafet perjuangan. Setiap generasi memiliki tanggung jawab untuk menjaga marwah partai dan memastikan Golkar tetap menjadi kekuatan politik yang memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ichfani juga menegaskan bahwa Golkar tidak hanya hadir pada momentum pemilu, tetapi juga hadir dalam proses pembangunan daerah dan pengabdian kepada masyarakat.

Pria 45 tahun itu menyoroti tantangan politik yang dihadapi partai politik saat ini, terutama perubahan perilaku pemilih dan meningkatnya jumlah pemilih muda.

Menurutnya, sebagian generasi muda, khususnya generasi Z, masih memandang partai politik secara skeptis karena dianggap jauh dari kehidupan sehari-hari.

“Ini menjadi tantangan bagi kita semua. Pemilih sekarang semakin rasional, kritis, dan mayoritas adalah generasi muda,” ujarnya.

Karena itu, ia menegaskan bahwa Golkar harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, termasuk dengan memperkuat pendekatan politik yang lebih partisipatif.

“Generasi muda ingin didengar, bukan sekadar dimobilisasi. Karena itu kita harus membangun narasi politik yang relevan dengan kehidupan mereka, seperti isu lapangan kerja, ekonomi kreatif, ekonomi digital, lingkungan hidup, dan pendidikan,” jelasnya.

Ichfani juga menekankan pentingnya transformasi digital dalam tubuh partai.

Menurutnya, Golkar harus hadir secara aktif di ruang digital melalui penguatan media sosial, produksi konten edukatif, serta membuka ruang diskusi politik secara terbuka.

“Golkar harus hadir di ruang digital, karena generasi muda hidup di ruang digital,” katanya.

Selain itu, ia juga mendorong agar partai membuka ruang kepemimpinan yang lebih luas bagi generasi muda melalui kaderisasi, sekolah politik, serta keterlibatan anak muda dalam struktur partai.

Di bawah kepemimpinannya, Ichfani menegaskan bahwa konsolidasi organisasi menjadi prioritas utama.

Penguatan struktur partai dari tingkat provinsi hingga desa, pengaktifan organisasi sayap, serta penguatan jaringan kader di tengah masyarakat akan menjadi fokus kerja ke depan.

“Golkar harus tetap menjadi rumah besar bagi kader dan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kekuatan Golkar terletak pada soliditas kader dan semangat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan politik.

“Golkar telah melewati banyak zaman dan tetap relevan. Dengan kebersamaan dan kerja nyata, Golkar akan terus berkontribusi bagi bangsa dan masyarakat Kalimantan Barat,” pungkasnya.**/


Ramsyah/red

© Copyright 2022 - REPUBLIKPERS.ID