republikpers.id
Pontianak Dalam upaya meningkatkan kompetensi teknis karyawan sekaligus mengoptimalkan standar kualitas air pada unit kerja Water Treatment Plant (WTP), PTPN IV Regional V, salah satu entitas di bawah Holding Perkebunan Nusantara menyelenggarakan Pelatihan Pengolahan Air di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) wilayah Kalimantan Barat.
Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 20–21 Januari 2026, bekerja sama dengan tim Technical Engineer dari PT Eonchemicals Putra. Pelaksanaan pelatihan turut didampingi oleh Helmi Alfian selaku Asisten QC Pengolahan Kelapa Sawit Bagian Teknik & Pengolahan PTPN IV Regional V guna memastikan materi yang disampaikan selaras dengan kebutuhan operasional di lapangan.
Pelatihan ini diikuti oleh Asisten Pengendalian Mutu, Asisten Pengolahan, Mandor Laboratorium, serta Operator Water Treatment Plant (WTP). Kegiatan difokuskan pada penguatan pemahaman teknis terkait pengelolaan air proses, pengendalian kualitas, serta penerapan standar operasional yang efektif dan efisien di lingkungan Pabrik Kelapa Sawit (PKS).
Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi teknis operator dan teknisi industri dalam memastikan air umpan (feed water) boiler memenuhi standar kualitas yang ketat. Hal ini penting untuk mencegah potensi kerusakan mesin, korosi, serta pembentukan kerak yang dapat berdampak pada kinerja maupun umur peralatan.
Kepala Bagian Teknik dan Pengolahan PTPN IV Regional V, Agus Rinaldi, menyambut baik pelaksanaan pelatihan tersebut. Ia menegaskan bahwa peningkatan pengetahuan dan keterampilan operator di lapangan harus terus dilakukan agar potensi gangguan pada peralatan dapat diantisipasi sejak dini. Menurutnya, penguatan kompetensi sumber daya manusia menjadi langkah strategis dalam menjaga keandalan operasional Pabrik Kelapa Sawit (PKS) sekaligus meminimalkan risiko gangguan yang dapat berdampak pada kinerja dan efisiensi perusahaan.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta dapat memperkuat pemahaman teknis dalam pengelolaan dan pengendalian kualitas air proses. Dengan demikian, operasional PKS dapat berjalan lebih efektif, efisien, serta sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan perusahaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, manajemen berharap kegiatan ini mampu mendorong peningkatan kualitas pengelolaan air di seluruh unit PKS, sehingga berdampak pada optimalisasi efisiensi operasional, kepatuhan terhadap standar mutu, serta keberlanjutan proses produksi perusahaan secara menyeluruh.
Sementara itu, SEVP Business Support Head PTPN IV Regional V, dalam sambutannya yang disampaikan oleh Manager PKS Parindu, Diar Nugraha Gumelar, menegaskan pentingnya keseriusan dan tanggung jawab seluruh peserta dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan pelatihan.
Ia berharap para peserta tidak hanya memahami materi secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam praktik kerja sehari-hari, sehingga dapat mendukung kelancaran serta optimalisasi proses pengolahan di Pabrik Kelapa Sawit (PKS). Selain itu, peserta juga diharapkan dapat melakukan knowledge sharing kepada rekan kerja lainnya agar tidak terjadi kesenjangan pemahaman di lingkungan kerja.
“Seluruh peserta wajib melaksanakan knowledge sharing serta mengimplementasikan hasil pelatihan kepada karyawan di lingkup unit kerjanya masing-masing, sehingga manfaat pelatihan ini dapat dirasakan secara menyeluruh,” tegasnya.
Ke depan, PTPN IV Regional V berkomitmen untuk terus memperkuat kompetensi sumber daya manusia melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan yang berkelanjutan. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga standar operasional perusahaan, meningkatkan efisiensi proses produksi, serta memastikan keberlangsungan operasional Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang semakin optimal, andal, dan berkelanjutan.**/
Ramsyah/red



Social Header