Breaking News

Halal Bihalal LSM Triga Nusantara Indonesia Bogor Perkuat Sinergitas dan Pengawasan Program Gizi


Bogor – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Triga Nusantara Indonesia Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Bogor menggelar kegiatan Halal Bihalal pada Sabtu, 28 Maret 2026. Acara tersebut berlangsung di Rumah Makan Pares Sunda, Jalan Raya Bojong Rangkas, Cikampak, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.

Kegiatan yang mengusung tema “Merajut Kebersamaan Dalam Bingkai Sinergitas Untuk Bogor yang Kondusif” ini dihadiri oleh Ketua DPC LSM Triga Nusantara Indonesia, Nurdin, serta Letnan Kolonel (Purn) H. Junaidi selaku bagian legal hukum LSM Triga Nusantara Indonesia. Turut hadir pula para pengurus organisasi masyarakat dari wilayah Bogor dan Karawang, serta sejumlah perwakilan LSM lainnya di Bogor dan sekitarnya.
Dalam sambutannya, Nurdin menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga bertujuan memperkuat sinergitas antar LSM dan organisasi masyarakat se-Bogor Raya. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong peran aktif seluruh elemen dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.

Lembaga Survey Kepuasan Masyarakat turut hadir memberikan dukungan serta apresiasi kepada Pak Nurdin Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Triga Nusantara Indonesia Dewan Pimpinan Cabang (DPC) untuk melaksanakan programnya dan terus bersinergi bersama Lembaga Survey Kepuasan Masyarakat. Sekjend Lembaga Survey Kepuasan Masyarakat Bapak Putra Jaya Sukma menyambut baik dan Hadir bersama rekan rekan untuk memberikan dukungan.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya keterlibatan LSM dan ormas dalam mengawasi program pemerintah, khususnya program makan bergizi gratis yang saat ini berjalan di wilayah Bogor Raya, terutama di Bogor Barat. Pengawasan tersebut dilakukan dengan pendekatan dari hilir ke hulu, dimulai dari satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) sebagai unit dapur komunitas hingga pusat pelayanan teknis binaan Badan Gizi Nasional.
“LSM Triga Nusantara Indonesia akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke setiap SPPG yang ada di wilayah Bogor Barat. Fokusnya adalah memastikan kesesuaian pembangunan dapur dengan petunjuk teknis, serta mengawal proses distribusi agar berjalan sesuai anggaran yang telah ditetapkan pemerintah,” ujar Nurdin.

Selain itu, pihaknya juga akan menyoroti aspek kelayakan dapur, termasuk kepemilikan sertifikasi laik higiene sanitasi (LKHS) serta keberadaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Hal ini dinilai penting guna menjamin kualitas dan keamanan makanan yang didistribusikan kepada masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah, santri, dan ibu hamil.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang kuat antara LSM, organisasi masyarakat, dan pemerintah dalam menciptakan Bogor yang lebih kondusif serta memastikan program-program sosial berjalan tepat sasaran dan berkualitas.

Jurnalis : Jaka
© Copyright 2022 - REPUBLIKPERS.ID