Batang hari, Republik,Pers Id, – Seorang warga Desa Padang Kelapo, Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batang Hari, Mita Noparida, 24 (Tahun) Mahasiswi IAIN Batang hari, menjadi korban kecelakaan lalu lintas pada Selasa, 17 Maret 2026.
Peristiwa tersebut diduga melibatkan seorang oknum guru berstatus PNS warga Tanjung putra yang hingga kini belum menunjukkan tanggung jawab.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian bermula saat pelaku keluar dari sebuah salon/ Yuli salon, dan hendak meninggalkan lokasi menggunakan mobil.Brio Warna Putih No Polisi B.1279 Saat itu, pelaku memundurkan kendaraan dari area parkiran menuju Jalan Aspaltanpa memperhatikan situasi di belakang.
Pada waktu yang bersamaan, korban melintas menggunakan sepeda motor di jalur tersebut. Karena jarak yang terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.
Akibat kejadian itu, korban mengalami Pingsan, luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Namun sangat disayangkan, pelaku tidak membawa korban kepuskesmas sungai rengas, malah orang lain yang membawa korban untuk dirawat,saat itu juga Pelaku Marah - marah dan langsung kabur, meninggalkan lokasi tanpa memberikan pertolongan kepada korban.
Setelah orang tua korban memberi informasi kepada awak media ini, saat itu juga awak media ini menghubungi pelaku dengan Nomor ponselnya.085709XXXX25 lewat Pesan WhatsApp Namun tidak dibalas.
Hingga saat ini, pihak keluarga korban belum melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Karena orang tua korban masih menunggu itikad baik dari pelaku untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan.
“Kami masih berharap ada tanggung jawab dari pelaku. Kalau tidak ada kejelasan, kemungkinan akan kami bawa ke jalur hukum,” ujar orang tua korban.
Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat setempat. Warga berharap pelaku segera menunjukkan tanggung jawabnya, mengingat kejadian ini menyangkut keselamatan dan nilai kemanusiaan.apalagi anak tersebut masih dalam status belajar.
Masyarakat juga diimbau untuk selalu berhati-hati saat berkendara, terutama saat keluar masuk area parkir, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.sejak berita ini diterbitkan belum ada pihak pelaku memberi penjelasannya.(Msr)



Social Header