Breaking News

BANJIR BERULANG DI PASEMAH AIR KERUH, WARGA AKAN MENGADUKAN KE PRESIDEN RI KE ISTANA JAKARTA


Pasemah Air Keruh Empat Lawang – Banjir kembali melanda wilayah Kecamatan Pasemah Air Keruh dalam kurun waktu kurang dari 24 jam. Peristiwa ini menambah daftar panjang bencana banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut dan memicu sorotan warga terhadap respons Pemerintah Kabupaten Empat Lawang.

Sejumlah desa terdampak banjir di antaranya Desa Talang Randai, Desa Padang Gelai, Desa Muara Rungga, Desa Padang Bindu, dan Desa Muara Sindang. Air yang meluap telah memasuki kawasan permukiman warga dan merendam lahan pertanian bahkan merusak area persawahan, sehingga menimbulkan kerugian bagi masyarakat, khususnya para petani.

"Setiap hujan turun, kami selalu was-was. Banjir sudah berulang kali terjadi dan hasil panen kami banyak yang rusak,” ujar salah satu warga Pasemah Air Keruh.
Warga menilai banjir yang terus berulang diduga akibat kedangkalan sungai yang belum ditangani secara maksimal. Seharusnya Pemkab Empat Lawang menormalisasi sungai dan membuat tanggul. Kerugian dampak banjir mencapai ratusan juta pada pertanian. Hal ini bisa memiskinkan para petani.

Meski air kerap surut, dampak yang ditimbulkan tetap signifikan dan mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari. Kerusakan jalan dan kerusakan rumah penduduk kerap terjadi. Sudah lebih dari 4 tahun banjir besar terus mengancam keselamatan masyarakat.

Hingga saat ini, masyarakat mengaku belum melihat langkah konkret dari pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan tersebut. Kondisi ini mendorong warga untuk menyuarakan aspirasi mereka ke tingkat yang lebih tinggi. 

Masyarakat Pasemah Air Keruh berencana mengirimkan surat kepada Presiden Republik Indonesia serta melakukan aksi di depan Istana Negara. Dalam aksi tersebut, warga akan membawa dokumen lengkap terkait Kecamatan Pasemah Air Keruh dan kondisi banjir yang mereka alami sebagai bentuk tuntutan agar mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.
Menanggapi rencana tersebut, para pemuka adat Pasemah Air Keruh menyatakan dukungan penuh terhadap langkah masyarakat.
“Kami mendukung penuh upaya masyarakat untuk menyampaikan langsung aspirasi ke pemerintah pusat. Ini menjadi salah satu jalan agar kondisi yang kami alami mendapat perhatian dan penanganan yang serius,” ungkap salah satu tokoh adat setempat.

Warga berharap melalui langkah tersebut, pemerintah dapat segera mengambil tindakan nyata untuk mengatasi banjir yang terus berulang serta memberikan perlindungan bagi masyarakat di wilayah Pasemah Air Keruh. (Syafri)
© Copyright 2022 - REPUBLIKPERS.ID