Breaking News

PTPN Group Perkuat Ekosistem Kepemimpinan Perempuan di Industri Perkebunan




republikpers.id

Jakarta – PTPN IV ¸Subholding PTPN III (Persero) memperkuat kapasitas talenta perempuan melalui forum “Srikandi PalmCo: Women in Leadership – Speak to Lead, Lead to Inspire” yang diselenggarakan di Jakarta pada akhir pekan lalu. Program tersebut menjadi bagian dari komitmen PTPN IV PalmCo dalam mendorong kesetaraan gender serta memperkuat representasi perempuan pada level pengambilan keputusan.

Inisiatif ini juga merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam menyiapkan talenta perempuan yang adaptif, kompeten, dan siap menjawab dinamika bisnis agribisnis. Industri perkebunan yang terus bertransformasi membutuhkan kepemimpinan yang mampu memadukan ketegasan, ketelitian, kemampuan beradaptasi, dan pemahaman menyeluruh terhadap tantangan bisnis.

Forum tersebut tidak hanya menjadi ruang konsolidasi internal, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mendukung lahirnya pemimpin-pemimpin perempuan di sektor perkebunan.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, yang menjadi salah satu pembicara utama, mengatakan perempuan memiliki fondasi karakter yang kuat untuk memimpin sektor industri yang penuh tantangan.

Menurutnya, terdapat sejumlah keunggulan komparatif yang dimiliki pekerja perempuan. Apabila dikembangkan secara optimal, keunggulan tersebut dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan perusahaan.

"Perempuan memiliki daya tahan (resilience) yang lebih, serta tingkat ketelitian dan perhatian terhadap detail yang tinggi. Ini adalah hal-hal yang secara alamiah (by nature) sudah ada di dalam diri perempuan," ungkap Jatmiko saat mengisi sesi Creating Impact Through Ownership & Initiatives.

Jatmiko mendorong para talenta perempuan di lingkungan PTPN IV PalmCo untuk berani tampil, menyampaikan gagasan, dan mengambil peran dalam kepemimpinan.

“Kalian semua adalah pemimpin. Buat para pemimpin perempuan di PalmCo, jangan pernah ragu untuk speak up. Gunakan hati dalam bekerja, dan selalu jeli melihat peluang serta situasi yang ada,” tambahnya.

Dalam menghadapi kompetisi bisnis, Jatmiko juga menyampaikan tiga pilar utama yang perlu dimiliki seorang pemimpin. Pilar pertama adalah walk the talk, yakni menjaga integritas melalui keselarasan antara perkataan dan tindakan.

Pilar kedua adalah clear communication atau kemampuan membangun komunikasi yang jernih dan asertif kepada berbagai pihak. Adapun pilar ketiga adalah clear accountability sebagai landasan dalam menjalankan setiap tanggung jawab kepemimpinan.

"Tanggung jawab itu penting. Jangan pernah lari dari tanggung jawab," tegas Jatmiko.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PTPN IV PalmCo sekaligus Ketua Srikandi PalmCo, Hilda Savitri, menyoroti bahwa salah satu tantangan dalam pengembangan kepemimpinan perempuan dapat berasal dari keraguan dalam diri sendiri. Karena itu, keberanian menjadi modal penting bagi perempuan untuk menghadapi berbagai batasan struktural maupun kultural di lingkungan profesional.

Dalam pembukaan kegiatan, Hilda mengajak seluruh peserta untuk membangun keyakinan dan determinasi dalam mengambil peran kepemimpinan.

"Hari ini adalah tentang bagaimana kita memiliki keberanian untuk mengambil peran, keberanian untuk menyampaikan ide dan gagasan, serta keberanian untuk berdiri dan menyuarakan apa yang kita yakini. Kita harus berani mengambil keputusan, dan yang terpenting adalah keberanian untuk mengatakan kepada diri sendiri bahwa saya mampu menjadi pemimpin," papar Hilda.

Program “Srikandi PalmCo: Women in Leadership” dirancang untuk memperkuat kesiapan mental sekaligus keterampilan praktis para talenta perempuan. Dukungan dari tingkat holding ditunjukkan melalui kehadiran Direktur SDM & Umum PT Perkebunan Nusantara III (Persero), Endang Suraningsih. Rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan sesi Women Leader in Action Talkshow.

Untuk meningkatkan kemampuan artikulasi dan persuasi peserta, PTPN IV PalmCo menghadirkan entrepreneur sekaligus Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Merry Riana.

Melalui dua sesi bertajuk The Art of Public Speaking, Merry memberikan pelatihan mengenai teknik komunikasi publik yang efektif. Kemampuan berbicara di depan publik menjadi salah satu kompetensi penting bagi calon pemimpin perempuan agar mampu membangun kepercayaan pemangku kepentingan, memimpin negosiasi bisnis, dan merepresentasikan perusahaan pada tingkat nasional maupun global.

Melalui program pengembangan kapasitas tersebut, PTPN IV PalmCo berharap dapat terus meningkatkan peran pemimpin perempuan yang tidak hanya kompeten secara teknis dan operasional, tetapi juga memiliki empati, ketegasan, kemampuan komunikasi, serta integritas.

Penguatan talenta perempuan diharapkan turut mendukung transformasi PTPN Group dan membawa industri perkebunan Indonesia menjadi semakin inklusif, modern, serta berdaya saing.**/


(Ramsyah)

© Copyright 2022 - REPUBLIKPERS.ID