Breaking News

JENDERAL POL SAYUDI ARIO SETO RILIS PROGRAM POLRI, TASRIF M. SALEH: PROGRAM 'POLISI BERSAMA MASYARAKAT' KAPOLRI HADIR DALAM RUANG HIDUP WARGAJAKARTA

JAKARTA, — Penasihat Ahli Kapolri Bidang Kebijakan Publik, Dr. Tasrif M. Saleh, S.H., M.H., memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap arah transformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, melalui Program bertajuk 8 Quick Wins Kapolri: Polisi Bersama Masyarakat, institusi Kepolisian dinilai berhasil meruntuhkan sekat birokrasi dan hadir langsung dalam ruang hidup keseharian masyarakat.   

Menurut Tasrif, yang juga dikenal luas sebagai akademisi, praktisi hukum, Ketua Lembaga Bantuan Hukum Masyarakat Adil Bersatu (LBH MABES), serta Ketua Umum Forum Koordinasi Pengawasan dan Penegakan Hukum (Forkogakum), menilai program prioritas ini bukan sekadar aksentuasi manajerial internal, melainkan sebuah transformasi paradigma kepolisian yang menyentuh akar kebutuhan mendasar publik.   

"Sebagai praktisi hukum dan akademisi, saya melihat gagasan 'Polisi Bersama Masyarakat' ini lahir dari pemahaman yang mendalam atas denyut nadi keadilan di masyarakat. Program 8 Quick Wins Kapolri ini membuktikan bahwa Polisi tidak lagi berjarak, melainkan hadir dalam ruang yang hidup di tengah-tengah kehidupan masyarakat sehari-hari mulai dari jalanan di pagi hari, sekolah, rumah ibadah, hingga ruang digital," ujar Dr. Tasrif M. Saleh, S.H., M.H., dalam keterangan tertulisnya, Kamis 15 Oktober 2026.   

Akademisi Universitas JAYABAYA JAKARTA ini tak luput juga menyoroti bagaimana 8 Quick Wins Kapolri (terdiri atas 41 kegiatan pengungkit dan 165 rencana aksi) berhasil mengoperasionalkan doktrin Melindungi, Mengayomi, dan Melayani secara konkret dan terukur.   

Menurut Tasrif, keberhasilan sebuah kebijakan publik diukur dari dampak langsung yang dirasakan oleh warga (outcome-based), bukan sekadar seremonial kegiatan, sehingga dalam program 8 Quick Wins, publik melihat manifestasi nyatanya.

Tasrif membeberkannya  seperti aspek 'melindungi' Polri saat ini menghadirkan rasa aman dari potensi kejahatan jalanan, penipuan digital, judi online, hingga bahaya peredaran narkoba di lingkungan permukiman melalui Quick Win 1, 2, dan 3. 

Sementara, 'mengayomi' Polri berusaha hadir secara inklusif dan dialogis melalui agenda rutin seperti Jumat Keliling, Subuh Keliling, Minggu Kasih, Polisi Peduli Pendidikan (Polidik), hingga Polisi Peduli Pengangguran (Poliran).   

Sedangkan melayani, Polri berusaha memberikan kepastian hukum dan kecepatan respons diwujudkan melalui penguatan layanan 110 Respons Cepat, SPKT ramah perempuan dan anak, serta kepastian pengiriman SP2HP secara berkala berbasis digital (E-MP).  

"Melalui kacamata hukum dan pengawasan publik, yang sangat krusial adalah prinsip 'Bersama'. Warga dalam paradigma baru ini bukan lagi sekadar objek sasaran kegiatan, melainkan mitra strategis yang didengar aspirasinya, dilibatkan dalam solusi, diberi kepastian hukum, dan diberi ruang terbuka untuk mengawasi kinerja kepolisian," ujar Tasrif.   

*Ketegasan Internal dan Transparansi Penegakan Hukum*

Sebagai sosok yang giat mendorong transparansi hukum, Tasrif turut menyoroti Quick Win 6 (Bersih ke Dalam) dan Quick Win 8 (KUHP/KUHAP Siap & Scientific Crime Investigation), yang menurutnya bahwa kebijakan penindakan tegas terhadap pungli di loket layanan publik, transparansi tarif resmi, serta penerapan prinsip scientific crime investigation berbasis bukti ilmiah dalam KUHP/KUHAP baru dinilai sebagai benteng utama dalam membangun kembali kepercayaan publik (public trust).   

"Komitmen 'Copot Hari Itu Juga' bagi oknum yang terbukti melakukan pungli serta pembukaan kanal aduan Propam/Dumas yang transparan adalah bukti keberanian pimpinan Polri dalam melakukan pembenahan internal. Ketika kepolisian bersih ke dalam, maka penegakan hukum di luar akan berdiri tegak dan berkeadilan," tambahnya.   

Mengakhiri pandangannya, Dr. Tasrif M. Saleh meyakini bahwa milestone 100 hari program 8 Quick Wins Kapolri ini akan membawa wajah kepolisian Indonesia semakin humanis, responsif, dan dicintai rakyat.  

 "Forkogakum dan LBH Masyarakat Adil Bersatu siap terus mendukung serta menjadi mitra kritis yang konstruktif agar semangat 'Polisi Bersama Masyarakat' ini terus mengakar, menjaga ruang hidup warga tetap aman, tenteram, dan berkeadilan," pungkas Tasrif.

Narasumber : Dr. Tasrif M. Saleh, S.H., M.H.,

Editor : H. Rizkan / Nofis
© Copyright 2022 - REPUBLIKPERS.ID