republikpers.id (6/10/2026)
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan dalam beberapa bulan terakhir, kembali memantik kepedulian dari berbagai pihak. Sebagai wujud solidaritas, karyawan PTPN IV PalmCo mengambil inisiatif untuk turut serta menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak langsung oleh kabut asap dan krisis air bersih akibat kemarau panjang.
Bantuan yang disalurkan berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar dan kesehatan warga. Karyawan PTPN IV PalmCo saat ini telah merealisasikan penyaluran air bersih sebanyak 4 juta liter untuk wilayah Kalimantan Barat, serta 7,2 juta liter untuk wilayah Kalimantan Tengah Kamis, (1/10/2026).
Selain pemenuhan air bersih, sebanyak 1 juta lembar masker juga telah didistribusikan. Pembagian masker ini secara khusus menyasar sekolah-sekolah di wilayah Kalimantan Tengah guna melindungi para pelajar dari paparan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Bantuan tersebut disambut baik oleh pemerintah setempat maupun masyarakat di lokasi terdampak. Lurah Sungai Bangkong, Kalimantan Barat, Tri Marianingsih, S.IP., menyampaikan apresiasinya atas penyaluran pasokan air bersih yang menyasar wilayahnya.
"Bantuan air bersih ini sangat berarti bagi warga kami yang sempat mengalami kendala pasokan air selama puncak musim kemarau dan karhutla. Kami mengapresiasi inisiatif karyawan perusahaan yang telah merespons kebutuhan dasar masyarakat di lapangan secara cepat dan tepat sasaran," ujar Tri Marianingsih.
Senada dengan hal tersebut, Bima Teja, salah seorang warga Kelurahan Sungai Bangkong, Kota Pontianak, Kalimantan Barat penerima bantuan, menuturkan bahwa ketersediaan air bersih dan masker memang sangat dibutuhkan bagi warga saat ini.
"Sudah beberapa waktu terakhir kami kesulitan mendapatkan air bersih, ditambah lagi asap yang tebal cukup mengganggu anak-anak saat harus beraktivitas. Bantuan air dan masker ini datang di saat yang tepat dan amat membantu keluarga kami," ungkap Bima.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyampaikan bahwa keterlibatan perusahaan beserta seluruh ekosistem di dalamnya merupakan bentuk nyata dari tanggung jawab sosial. Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya mitigasi dampak karhutla yang tengah diakselerasi oleh pemerintah.
"Keterlibatan kami dalam penyaluran bantuan ini bukan hanya sebatas pemenuhan tanggung jawab sosial, tetapi merupakan bentuk dukungan konkret terhadap langkah pemerintah dalam penanganan dampak karhutla di Kalimantan. Harapan kami, apa yang disalurkan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat," ujar Jatmiko dalam keterangannya.
Menariknya, gerakan kepedulian ini murni dari inisiatif para pekerja. Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan PTPN IV PalmCo, Rizalmi Fitrah Z. A., menyebutkan bahwa penggalangan bantuan ini berlangsung secara spontan sebagai respons atas situasi darurat di Kalimantan.
Rizalmi menjelaskan, aksi solidaritas tersebut melibatkan seluruh elemen karyawan, mulai dari tingkat Regional, Kantor Pusat (Head Office), hingga organisasi internal perusahaan seperti Forum Silaturahmi Muslim PalmCo (FOSIMP) dan Persatuan Karyawan Kristiani PalmCo (PKKP).
"Dana yang terkumpul merupakan hasil swadaya murni dari rekan-rekan karyawan, di mana sebagian proses pengumpulannya juga kami lakukan melalui kolaborasi dengan lembaga crowdfunding," jelas Rizalmi.
Ke depannya, karyawan PTPN IV PalmCo berencana untuk kembali menyalurkan bantuan serupa maupun bentuk lainnya secara bertahap.
*Siagakan Ratusan Peralatan Mitigasi Karhutla*
PTPN IV PalmCo juga terus memperkuat langkah preventif dan mitigasi di wilayah operasionalnya. Region Head PTPN IV Regional V, Sudarma Bhakti Lessan, menegaskan bahwa perusahaan telah menyiagakan personel serta peralatan standar penanggulangan karhutla secara penuh.
"Kami menyadari bahwa upaya penanggulangan harus berjalan beriringan dengan pencegahan di lapangan. Oleh karena itu, di tingkat operasional, kami memastikan seluruh tim tanggap darurat dan sarana prasarana pendukung dalam kondisi siaga satu untuk memitigasi potensi meluasnya titik api," tegas Sudarma.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan karhutla khususnya di wilayah Riau dan Kalimantan, perusahaan saat ini telah mensiagakan kelengkapan individu sebanyak 594 unit, kelengkapan regu 48 unit, serta peralatan tangan sebanyak 155 unit.
Di samping itu, PTPN IV PalmCo juga telah menyiagakan pompa air beserta kelengkapannya sebanyak 80 unit, sarana komunikasi dan transportasi 80 unit, serta 41 unit prasarana deteksi dini cuaca yang berfungsi krusial untuk memantau pergerakan titik panas (hotspot) secara real-time.**/
(Ramsyah)


Social Header